PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA
DINI
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Usia keemasan adalah usia yang penuh
talenta, di mana bagaikan sebuah bibit pohon yang masih keci,lemah dan tidak
berdaya, kita tidak mengetahui apakah pohon ini akan bertumbuh dengan subur,berbuah banyak,berdaun banyak,dan
berguna bagi semua orang. Jika pohon itu di biarkan maka pohon bisa di
perediksi bahwa pohon itu akan mati dan tidak akan memiliki arti, walau hidup
pun akan di jadikan gangguan bagi mahluk lainnya.
Itulah istilah bagimana anak usisa dini ,
jika kita tidak mendidik mereka dengan baik dan benar dari masa keemasan maka
mereka tidak akan mampu menunjukan talentanya dan tidak akan mampu
membangkitkan apa yang ada di dalam dirinya yang sebernya apa yang ada di dalam
dirinya adalah sebuah bakat yang luar biasa.
Maka dari itulah kita sebagai pendidik
harus memiliki ilmu jangan sampai masa emas mereka hilang begitu saja. Mendidik
anak adalah peran semua aspek. Pada saat ini banyak terjadi kekerasan seksual
yang yang menimpa anak-anak di bawah umur, sebanernya kasus ini mengyangkut
cara mendidik.
Kita sebagai pendidik harus mampu
menerapkan pendidikan yang baik maka dari itu dari kelompok kami membuat judul
makalah adalah tentang pendidikan seksual pada anak usia dini supaya anak-anak
usia dini terhindar dari kejahatan seksual dan memberikan ilmu kepada mereka.
B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa
yang dimaksud dengan Pendidikan seks?
2. Apakah
tujuan pendidikan seks pada anak usia dini?
3. Kapankah
pendidikan seksual pada anak di berikan?
4. Apa
saja kesalahan orang tua mengenai pendidikan seksual pada anak usia dini?
5. Bagaimana
cara menangani perkembangan seksual pada anak usia dini?
C. TUJUAN MASALAH
1. Untuk
mengetahui apa yang dimaksud dengan pendidikan seks
2. Untuk
mengetahui apa tujuan pendidikan seks pada anak usia dini
3. Untuk
mengetahui kapan diberikan pengetahuan
tentang pendidikan seks pada anak usia dini
4. Untuk
menentukan kesalahan apa yang sering terjadi pada orang tua dalam mengenalkan
pendidikan seks pada anak usia dini
5. Untuk
mengetahui solusi apa yang tepat untuk menangani perkembangan seks pada anak
usia dini
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
pendidikan Seks
Pendidikan seks tidak lain adalah penyampaian
informasi mengenai pengenalan (nama dan fungsi) anggota tubuh, pemahaman
perbedaan jenis kelamin, penjabaran perilaku (hubungan dan keintiman) seksual,
serta pengetahuan tentang nilai dan norma yang ada dimasyarakat berkaitan
dengan gender, pendidikan seks juga mengajarkan cara membangun sikap.
Dalam salah satu bukunya, Surtinetra mendefinisikan
pendidikan seks sebagai upaya memberikan pendidikan dan pengetahuan tentang
perubahan biologis, psikologis, dan psikososial sebagai akibat pertumbuhan dan
perkembangan manusia. Dengan kata lain, pendidikan seks pada dasarnya merupakan
upaya untuk memberikan pengetahuan tentang fungsi organ reproduksi dan
menanamkan moral dan etika serta komitmen agama supaya tidak terjadi
peyalahgunaan organ reproduksi tersebut.
Dalam kaitan nilsi-nilsi agama pendidikan sek adalah
upaya pengajaran,penyadaran dan penerapan tentang masalah-masalah seksual yang
di berikan kepada anak sejak iya mengerti tentang msalah-masalah tentang seks,naruni,dan
perkawinan.jika anak sudah dewasa maka anak mengetahui yang mana yang di
halalkan dan yang mana yanng di haramkan. Bahkan mampu menerapkan prilaku
sesuai dengan agamanya.
Damalam prespektif pisikologi , zainudin mutadin
menulis dalam salah satu web pisikologi bahwa pendidikan seksual merupakan cara
pengajaran dan pendidikan yang tepat menolong muda-mudi untuk menghadapi
masalah hidup yang berasal dari dorongan seksual.dalam demikian pendidikan
seksual ini bermaksut untuk menerangkan segala hal yang berhubungan dengan
seksual dan seksualitas dalam bentuk yang wajar.
Sementara itu sarlito ,dalam bukunya menilai bahwa
pendidikan seksual adalah suatu informasi mengenai persoalan seksual manusia
yang jelas dan benar, yang mengenai peroses terjadi pembuahan,kehamilan,sampai
dengan kelahiran,tingkah laku seksual,hubungan seksual, dan aspek-aspek
kesehatan ,kejiwaan dan kemasyarakatan.nilai seksual di berikan kepada anak
harus sesuai dengan nilai-nilai yang terjadi di masyarakat
Demikianlah beberapa pengertian pendidikan seksual
dari beberapa pendapat bahwa kita dapat mnyimpulkan bahwa pendidikan seksual
adalah pendidikan yang bersifat mendidik dan mengajar tentang seksual secara
benar dan teratur agar sesuai dengan adat,masyarakat dan agama.
a.
Tujuan Pendidikan Seks
Pendidikan seksual selalu berhubungan dengan alat
kelamin dan hubungan badan.zainudin mutadin menjelaskan bahwa pendidikan
seksual bukan hanya menerangkan tentang aspek anatomis dan biologis,pendidikan
seksual juga menjelaskan tentang psikologis dan moral.dalam mendidik harus
sesuai dengan hak asasi manusia dan sesuai moral agar pendidikannya di katakan
pendidikan akhlak dan moral. Di sebagian penulisan islam pendidakan seksual
yang baik adalah pendidikan yang membina keluarga dan harus membuat orang tua
harus beratanggung jawab.
Di dalam mempelajari pendidikaan seksual kita
mempersiapkan remaja yang mampu mengendalikan seks mereka dengan melakukan didikan
sesuia dengan etika dan di lakukan sedini mungkin.zainudin mutadin membuat poin
tujuan pendidikan seksual sebagai berikut:
1)
Memberikan pengertian yang memadai mengenai
perubahan fisik,mental,peroses kematangan emosiaonal yang berkaitan tentang
masalah emosional pada remaja.
2)
Mengurangi ketekutan dan kecemasan sehubungan
dengan perkembangan dan penyesuayan seksual( peran,tuntutan,tanggung jawab)
3)
Membentuk
sikap dan memberikan pengertian terhadap seks dalam semua manifestasi yang
berfariasi.
4)
Memberikan pengertian bahwa hubungan antara
manusia dapat membawa kepuasan kepada kedua individu dan kehidupan keluarga.
5)
Memberikan pengertian mengenai kebutuhan nilai
moral yang esensial untuk memerikan dasar yang rasional
6)
Memberikan pengetahuan tentang kesalah dan
penyimpangan seksual agar individu dapat menjaga diri.
7)
Untuk mengurangi ketakutan seks yang tidak
rasional.
Jadi tujuan pendidikan seks adalah membentuk suatu
sifat emosional yang sehat terhadap masalah seksualdan membimbing anak remaja
ke arah yang lebih sehat dan lebih baik.
Di sebuah situs konsultasi psikologi,menjelaskan ada
lima manfaat belajar pendidikan seksual :
1.
Anak memahami dan metngerti akan peran jenis
kelaminnya
2.
Menerima setiap perubahan fisik yang dialami
dengan wajar dan apa adanya.
3.
Mengahapus rasa ingin tahu yang tidak sehat
4.
Memperkuat rasa percaya diri dan bertanggung
jawab pada dirinya.
5.
Mengerti dan memahami betapa besarnya kuasa sang
pencipta
b.
Waktu
Yang tepat untuk memberikan pengetahun pendidikan seks pada anak usia dini
Ketika anak sudah mulai mengenal anggota tubuh
pengenalan pendidikan seksual harus dikenalkan. Berikut ini tahap-tahap
pengenalan seks:
1.
Usia Balita 1-5 tahun
Pada usia ini pengenalan seks masih belum terlalu dalam. Pengenalan
seksual pada masa ini masih sekitar organ-organ, pengenalan seksual terjadi
pada kehidupan sehari-hari seperti saat memandikan anak dengan cara mengenalkan
organ organ apa yang mesti dilindungi.
2.
Usia 5-10 tahun
Pada usia ini anak mulai aktif bertanya apa itu seks seperti asal usul
dari mana datangnya bayi.
3.
Usia menjelang remaja
Saat anak semakin berkembang, mulai saatnya anda menerangkan apa itu seks
secara lebih detail dan perjelas seperti perubahan fisik payudara, mimpi basah,
dan haid.
4.
Usia remaja
Pada saat ini banyak mengalami perubahan secara seksual seperti tingginya
keinginan seksual, pada masuk remaja pengetahuan tentang seksual harus tahu
dengan baik, agar tidak salah dalam memahami apa itu seks.
c.
Beberapa
Kesalahan tentang Pengenalan seks
Pada masyarakat saat ini banyak kesalahan berpikir pada penerapan seks
pada anak usia dini. Mereka beranggapan bahwa:
Ø
seks itu hanyalah pengenalan pada orang dewasa
pada orang-orang yang sudah menikah, hal seperti inilah yang membuat banyak
remaja yang melakukan seks yang tidak sehat.
Ø
Mitos menjelaskan bahwa jika belajar seksual
mendorong para pelajar menjadi aktif secara seksual.
Ø
Banyak para masyarakat berfikir bahwa jika
belajar seksual akan mengakibatkan kehamilan pada remaja.
d.
cara mengatasi perkembangan seksual pada anak
usia dini.
Orang tuan pada saat ini harus berbeda cara pemikirannya dengan orang tua pada zaman
dahulu, orang dahulu mengangap seks adalah hal yang tabu dan hal yang tidak
boleh di bahas karna melarang agama.
Padahal persepsi ini adalah persepsi yang salah, pada
saat ini pendidikan seksual harus di pelajari pada anak usia dini karena untuk
pemahan mereka saat dewasa.
Berikut ini cara mengatasi kesalahan pemahaman
seksual pada usia dini adalah sebagai berikut:
a.
Menguasai teknik berkomunikasi dengan anak.
b.
Selalu bersyukur jika anak selalu bertanya.
c.
Gali pertanyaan anak lebih dalam.
d.
Ajak anak berdiskusi.
e.
Selalu tanamkan nilai moral dan agama
Dari penjelasan di atas kita mampu mengetahui cara
menaganinya jangan sampai kita remehkan setiap pertanyaan yang anak ajukan ,
karna merupakan tahap belajar bagi anak.jangan sampai kita meremehkan
pertanyaan anak karena pertanyaan anak ada rasa ingin tahu mereka jika rasa
ingin tahu mereka salah pemahaman maka anak akan salah pemahan selamanya.
Pendidikan seksual pada anak usia dini adalah yang
paling penting setiap fase pendidkan anak wajip ada materi karena merupan cara
dan tekning dalam mendidik seksual anak melalui metode-metode yang mampu
memehami anak, semuanya adalah peran dari seluruh aspek keluarga maupun
pendidikan
Komentar
Posting Komentar